"aku ini buta, nyaris hidup tanpa warna, tapi aku tak perlu
dipapah, aku bisa berjalan dengan setengah kaki yang kupunya,
meraba dengan setengah hati, diantara abu, aku memiliki merah
dari kuning dan biru,tak perlu kau kasihani, aku punya tuhan,
memang aku punya banyak rasa yang tak ingin aku buka, tapi
kamu bisa mencoba meeraba rasa yang seluas cakrawala, cukup
dengan membaca aksara, karena rasa telah aku tuang dalam
banyak kata, tetap tentang ratu (engkau) yang susah merasa"
"dari dia untuk engkau"
0 komentar:
Posting Komentar