"coba kau saksikan jalan kota yang mulai ramai, padatnya manusia mulai berkeliaran
membawa estetika diri, maukah kau kuajak kopi?
sekedar kopi jalanan, membicarakan banyak hal
yang mungkin bisa ditertawakan, mulai dari
negara penipu, manusia bayaran, hingga parodi
jalanan, sampai yang tak mungkin jadi mungkin,
sampai onta dehidrasi, kelelawar masuk angin,
dan nyamuk punah, lakukan hingga batang
rokokmu habis dan kopi yang kuminum tak
tersisa dan kita akan pulang dengan bibir
menahan tawa"
0 komentar:
Posting Komentar