Disini Saya.
Menanti seberkas kabar yang biasa anda tuliskan pada se-helai kertas putih.
Disini Saya masih saja.
Berkelahi dengan waktu yang semakin lama semakin mengucilkan saya.
Mengasing, terlalu sering tersindir.
Yah.. saya pun masih seperti biasanya, berani melawan dan masih menantang tantangan apapun itu, selagi saya masih mampu menanti datangnya seberkas kabar itu,
Yang entah kapan tiba.
Mungkin saja dapat membuat saya tertawa gila atau malah bikin retina saya ber-air, nantinya.
Sampai setengah raga lelah.
Sampai jarum waktu tak lagi mampu berputar.
Sampai indera pengecap tak lagi mampu meraba rasa.
Mungkin pula sampai saya terpeluk mesrah oleh bumi.
Entah…
Menanti seberkas kabar yang biasa anda tuliskan pada se-helai kertas putih.
Disini Saya masih saja.
Berkelahi dengan waktu yang semakin lama semakin mengucilkan saya.
Mengasing, terlalu sering tersindir.
Yah.. saya pun masih seperti biasanya, berani melawan dan masih menantang tantangan apapun itu, selagi saya masih mampu menanti datangnya seberkas kabar itu,
Yang entah kapan tiba.
Mungkin saja dapat membuat saya tertawa gila atau malah bikin retina saya ber-air, nantinya.
Sampai setengah raga lelah.
Sampai jarum waktu tak lagi mampu berputar.
Sampai indera pengecap tak lagi mampu meraba rasa.
Mungkin pula sampai saya terpeluk mesrah oleh bumi.
Entah…
0 komentar:
Posting Komentar